Minggu, 10 Agustus 2014

Distribusi Buku Kurikulum 2013 di Tangerang Bermasalah

TANGERANG-Pendistribusian buku pelajaran kurikulum 2013 ke sekolah yang ada  di Kota Tangerang mengalami masalah. Hal tersebut karena adanya proses lelang di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum selesai.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang  Masyati mengatakan,  bahwa distribusi buku -buku kurikulum 2013 hingga saat ini belum tuntas sampai ke sekolah -sekolah. "Sesuai arahan, untuk pengadaan buku itu kan harus lewat lelang, nah itu bisa tender dari pusat atau pemkot. Kita ambilnya dari pemerintah pusat yang melelang, tapi sampai saat ini, belum ada kabar lagi," katanya, Minggu (10/8).


 Untuk menyiasati belum tersedianya buku kurikulum baru bagi siswa, pihaknya pun menggunakan buku-buku dengan kurikulum lama. "Saat ini kita menyesuaikan dengan yang ada dengan menggunakan dana BOS," tambah Masyati.

 Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Luthfi  mengatakan,  distribusi buku tersebut baru mencapai dibawah lima persen atau baru di tiga sekolah, yakni SMP Negeri 16 dan 13 serta satu sekolah swasta. Sementara untuk SMA justru sama sekali belum terdistribusi. Di kota Tangerang sendiri ada 24 sekolah negeri tingkat SMP dan 24 Sekolah Negeri tingkat SMA dan SMK.
 "Saat ini baru tiga sekolah yang dapat buku Kurikulum 2013, dan itu masih jauh dari cukup," katanya.

 Luthfi mengatakan, seharusnya persoalan distribusi buku tersebut sudah rampung pada tahun ajaran baru bulan Juli lalu. Namun dari kementerian belum mengirimkan buku pelajaran untuk siswa tersebut. " Seharusnya dari pas anak -anak masuk sekolah sudah selesai, tapi ternyata diundur," keluhnya.

 Luthfi menambahkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan menjanjikan pendistribusian buku -buku pelajaran akan rampung pada tanggal 15 Agustus 2014 mendatang.

 “Penundaan akibat adanya proses lelang ulang terhadap pengadaan buku pelajaran, tapi kita tidak tahu sebab terjadinya lelang ulang. Hal ini jelas menghambat siswa -siswa menerima buku pelajaran,” paparnya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar